About Me
Hi! Saya Ryan Rudiansyah seorang freelance web developer dari Bandung yang juga senang dengan dunia motivasi dan technopreneurship. Semoga tulisan di blog ini bisa memberikan inspirasi bermanfaat. ツ

Hidup Terlalu Singkat Untuk Membenci

Ah, terlalu sukar untuk memberi maaf. Bahkan lebih sukar daripada meminta maaf. Masih terasa tusukan rasa bagaikan sebuah dendam yang membara. Masih terngiang-ngiang segala kata. Masih terbayang semua tingkah dan perlakuan. Wajah ‘orang-orang bersalah’ itu terasa begitu menjengkelkan. Memberi maaf kepada mereka seolah-olah menggadaikan harga diri. Ah, apakah kehormatan ini terlalu murah untuk di tukar dengan harga yang rendah? Dan cukup sakit, apabila mengenangkan ‘musuh-musuh’ itu tersenyum dengan kemenangan.

Namun, itu hanya bisik ‘hati besarku’. Yang melantunkan suara ego dan marah. Kesal dan dendam. Tetapi jauh dari dalam diri…ada suara lain yang bergetar. ‘Hati kecil’ yang tidak jemu-jemu mengingatkan. Suara tulus yang mendamaikan gelombang jiwa. Bisik tulus yang meredakan amukan rasa. Maafkan, lupakan…cintai, sayangi… Berperang dengan mereka berarti berperang dengan diri sendiri. Begitu bisik hati kecil itu selalu.

Pada sebuah persimpangan rasa, tiba-tiba hati disapa oleh sebuah firman:

“Tolaklah kejahatan dengan sebuah kebaikan. Niscaya engkau
akan mendapati musuhmu akan menjadi seolah-olah saudara”

Wahai diri, api jangan dilawan dengan api. Nanti baranya akan membakar diri sendiri. Menyimpan dendam sama seperti membina sebuah gunung berapi di dalam hati. Semakin besar dendam itu, maka semakin sakit hati yang menanggungnya. Musuh-musuh mu terus tertawa, sedangkan kau sendiri menderita meneguk ‘bisa’.

Musim-musim terus berlalu mendewasakan diri. Pengalaman masa lalu sentiasa membuktikan bahwa permusuhan hanya akan memberi kepuasan sementara. Apabila ‘fatamorgana’ itu berlalu. Aku akan menjadi lebih haus daripada sebelumnya. Apakah akan ku lalui perangkap itu berkali-kali? Oh,tidak. Mukmin tidak akan terperosok dalam lubang yang sama dua kali.

Biarlah musuh itu ketawa sepuas-puasnya. Beban rasa ini biarlah aku letakkan. Tidak akan ku bawa dalam safar kehidupan yang pendek ini. Hidup terlalu singkat untuk membenci. Bermusuhan dengan orang lain, sama seperti bermusuhan dengan diri sendiri. Memaafkan orang lain,sama seperti memaafkan diri sendiri. Kata bijak pandai:

“Apa yang kita berikan akan kita terima kembali”

Ah, betapa leganya sekarang… Benarlah bahawa kebaikan itu tampak sukar untuk dilaksanakan. Pahit. Sakit. Tetapi apabila dilaksanakan akan terasa manisannya. Manakala kejahatan itu tampak mudah, indah dan manis. Namun apabila dilakukan, pasti ada penyesalan, kepahitan dan keresahan. Ketika ini terasa benar apa yang selalu didengar di dalam tazkirah “bahwa dosa itu sesuatu yang meresahkan”. Dendam itu dosa. Memaafkan itu pahala. Memaafkan menjemput datangnya ‘syurga’ yang fana, sebelum syurga yang baqa’.

Kini hatiku bertanya-tanya lagi…siapa aku, yang begitu sukar memaafkan? Tuan? Tuhan?. Aku hanya hamba. Sedangkan DIA Sang Pencipta itu Maha Pemaaf, Maha Pengampun, siapa aku yang kerdil ini untuk terus berdendam? Ya ALLAH, ampunkan aku. Sengaja atau tanpa sengaja, sering atau kekadang…aku ‘terlanjur’ menumpang hak-MU..

Sahabat, jangan kau buang sia-sia waktu kita hanya untuk membenci, ternyata memaafkan jauh lebih indah…, jangan habiskan energi kita untuk membenci dan memusuhi.

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatau, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.” (Surah al-Baqarah, ayat 216)

-wallahua’lam-

[kala melihat hati nurani itu mulai hilang yanrmhd-]

Share
kangian

kangian

Web Designer, Front End Developer di DigitalBrand Web Solution (Whatsapp 089626005975 )

You may also like...

42 Responses

  1. kangian romailprincipe berkata:

    setuju…peace fully lah

  2. kangian kawanlama95 berkata:

    hidup tanpa kebencian menjadi lebih tenang.salam sehat selalu

  3. kangian humaira berkata:

    Assalamualaikumwbh ….

    Mohon copy utk dikongsi dgn teman2.

    Syukran wa jazakallah..

  4. kangian moehs berkata:

    hidup rukun dan kedamaian memang indah..
    seindah Untaian kata dalam blog ini..
    Salam kenal.

  5. kangian bundadontworry berkata:

    ketika kebencian mendapatkan tempat di hati kita, maka ia akan terus membakar diri kita.
    sungguh sangat rugi rasanya, utk memelihara kebencian, krn hidup tdk akan tenang, juga kebencian akan ‘memakan’ jiwa kita.
    Allah swt saja Maha Pemaaf dan Maha Pemberi.
    kenapa kita sebagai orang muslim tdk mencontoh Allah swt?
    salam

    • kangian yanrmhd berkata:

      benar bunda, malah jika kebencian itu telah mengisi
      hati kita, maka kebencian itu akan mengambil
      seluruh bagian hati kita, hati jadi semakin sempit
      apa pun yang terlintas pasti hanya dugaan2 tak manfaat

      🙂

  6. kangian ian abuhanzhalah berkata:

    silaturahmi ahhh..
    biar g ada lagi rasa benci diantara kita..^^

  7. kangian ToPu berkata:

    Hidup ntu buat cari teman bukan cari musuh….

    • kangian yanrmhd berkata:

      yup, tepat sekali…
      1 orang musuh sudah kebanyakan,
      1000 orang teman masihlah kurang,

      mari perbanyak silaturahmi dan berbagi kabaikan,,

      🙂

  8. kangian cempaka berkata:

    nice post kak.. v terkadang sy udah memaafkan suatu kesalahan yang seseorang telah perbuat pd sy… v ga jarang, sy sukar untuk melupakannya kak … hikss

    Untungggg ada ini… penenang jiwa… pengganjal ego… dan penjernih pikiran 🙂

    “Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatau, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.” (Surah al-Baqarah, ayat 216)

    siippp ya kak..cucok deh >_<

    • kangian yanrmhd berkata:

      wah, siiip..siiip, semoga semua ingatan akan kesalahan itu hilang ya, agar kita tenang
      dan merasakan manisnya sebuah hidup

      🙂

  9. kangian atma djaya berkata:

    terimakasih mas, atas tulisannya untuk pembelajaran hati saya . . .

    salam 🙂

  10. kangian IndahKasihku berkata:

    Assalaamu’alaikum

    Benci adalah sifat mazmumah yang terlampir sebagai antara banyak sifat manusia. Mustahil kalau Indah katakan tiada manusia yang merasa tidak pernah membenci. Hatta membenci hal-hal yang tidak disukai Allah juga adalah satu kebaikan. Mudahan kita terpelihara dari membenci hal yang baik dan diredhai Allah.

    Hiduplah dengan indah dan harmoni.Dunia pasti damai dan tenteram.Salam penuh indah dari Indahkasihku.

    • kangian yanrmhd berkata:

      betul sekali Indah,
      membenci terhadap apa yang dibenci Allah adalah kebaikan, tapi terkadang kita manusia justru sebaliknya…

      semoga kita semua selalu memiliki hati yang lapang
      agar selalu berpikiran positif dan menjalani hidup dengan tentram…

      🙂

  11. kangian delia4ever berkata:

    Dulu sekali ketika banyak sekali menderita cobaan…
    lia pernah sangat membenci seseorang 🙁

    namun seiring waktu lia belajar apa itu membenci..dan Allah Maha Adil.. walaupun lia tidak pernah membalas perbuatannya… Allah menunjukkan juga..

    Makasih pencerahan yang baik ini di ujung minggu…Damai itu memang lebih indah 🙂

    • kangian yanrmhd berkata:

      kita pasti pernah membenci seseorang,
      tapi kita harus berusaha merubah sikap kita
      agar tidak terus2an membenci kan Lia? 🙂

      ternyata membenci itu cape, buang2 energi
      dan menyempitkan hati kita…

      semoga memberi manfaat 😀

  12. kangian Meliana Aryuni berkata:

    Hidup terasa sempit tanpa banyak teman dan saling bermusuhan. Mengapa kita mesti membenci, kita makhluk sosial. Jagalah diri panasnya api neraka.
    Btw, Mbak memaafkan semua kesalahannya Yan….

    • kangian yanrmhd berkata:

      yup tepat sekali, sempit sesempit desek2an dalam angkot di tengah terik mentari yang panas, hehe…

      ”Iya, Bunda. Aku janji 🙂 deh gak buat salah lagi“ 😆

  13. kangian Rita Susanti berkata:

    Membenci lah sewajarnya karena ALLAH, dan mencinta lah sewajarnya karena ALLAH. Niscaya kau dapati ketentraman akan selalu menyelimuti hatimu…

    Meski penerapan kata-kata itu tidak mudah, tapi bukan berarti tidak bisa, InsyaALLAH bisa kalau kita bertekad untuk bisa…

  14. kangian setitikharapan berkata:

    Selalu bertanyalah pada hati yang paling dalam, karena disitulah letak kebaikan. Makasih mas untuk postingannya

    • kangian yanrmhd berkata:

      hati yang lapang adalah hati yang didalamnya
      penuh kebaikan, dan hati yang sempit adalah
      hati yang didalamnya penuh dengan kebencian…

      semoga memberi manfaat mas Edy 🙂

  15. kangian ismi berkata:

    memaafkan dan meminta maaf itu indah mas 😉

  16. kangian Mbah Jiwo berkata:

    fotonya itu lo. eniwei salam hangat dari MALANG

  17. kangian elmoudy berkata:

    hahahaa….. foto si baby yang polos itu..
    kok kayak lagi marah bangeet..
    tapi tetep lucu hehehee

    spakat pastinya… gak boleh ada benci.
    walau hanya kepada seekor nyamuk pun

    • kangian yanrmhd berkata:

      hehehe…, kayaknya gak boleh jajan tuh 😆
      siiip…, memang kebencian dan kemarahan hanya
      akan membuat segalanya menjadi sempit…

      🙂

  18. kangian Ifan Jayadi berkata:

    Kebencian hanya akan menambah keterpurukan dalam hidup kita dan tanpa disadari hal itu menguras segenap energi dan kreatifitas kita. Hasilnya adalah kemandegan

  19. kangian iin syah berkata:

    Sama sekali tak mudah untuk melepas sebuah kebencian,
    tapi selagi ada niat
    akan ada saat untuk memafkan meski itu perlu waktu,
    proses, dan perjalanan.
    Salam….

    • kangian yanrmhd berkata:

      kemarahan memang sudah menjadi salah satu sifat
      yang dimiliki manusia…, tapi selama sifat itu
      mengusai seluruh kehidupannya, hidup hanya
      akan membawanya pada kesempitan…

      🙂

  20. kangian achoey berkata:

    Bener juga sahabatku
    Hidup hanyalah lelah jikalau kebencian dipelihara di hati
    Menjadi pemaaf lebih baik tentunya 🙂

    • kangian yanrmhd berkata:

      hati yang dipenuhi kemaafan akan lebih lapang
      lebih positif memandang sesuatu, sedangkan hati
      yang dipenuhi kebencian segalanya akan tampak
      jelek dan buruk…

      🙂

  21. kangian deny marisa berkata:

    ga usah lah membenci…
    cukup bersabar..seperti yang rasul ajarkan.. 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *